Langsung ke konten utama

Pulau Merah di Banyuwangi Selatan

Pulau Merah adalah sebuah pulau berbentuk bukit kecil dekat pantai dengan pantai berpasir putih sepanjang kurang lebih 3 km.

Pantai Pulau Merah terletak sekitar 60 kilometer dari Kota Banyuwangi ke arah selatan. Perjalanan yang membutuhkan waktu dua setengah jam.

Sebagian kawasan pantai Pulau Merah berada di kaki Gunung Tumpang Pitu, yang menjulang ratusan meter, yang juga merupakan kawasan hutan lindung
Pantai Pulau Merah juga memiliki ombak yang bagus untuk surfing. Ketika laut surut, para pengunjung dapat mengunjungi tempat ini dengan berjalan kaki menikmati eunikan berupa gunung kecil yang berada ditengah pantai yang warna tanahnya berwarna merah, karena itu dinamakan pantai Pulau Merah

Di sebelah timur pantai terdapat pegunungan, yang konon kabarnya mempunyai kekayaan alam yang tersembunyi. ke sebelah selatan pulau kita dapat menikmati indahnya sunset di sore hari. +- 50 meter ke barat terdapat pelabuhan pelelangan ikan yang cukup besar.

Pantai pancer pada tahun 1996 pernah terjadi bencana alam yang sangat besar yaitu Tsunami, Tak sedikit warga pantai Pulau Merah yang menjadi korban saat itu, namun,  keindahan pulau merah kembali pulih dengan ciri khasnya yang mungkin satu-satunya di banyuwangi.

Pulau Merah, demikian biasa orang menyebut pulau kecil yang berada di pantai Desa Sumber Agung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Pulau berbentuk bukit yang banyak ditumbuhi tanaman itu berada di dekat pantai yang pasir putihnya menghampar sejauh 3 kilometer. Pulau merah merupakan wisata pantai yang terletak diujung selatan Banyuwangi. Pantai ini sangat alami karena salah satu lokasi wisata di kawasan pantai selatan yang masih alamiah. Bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan Pantai Pulau Merah, harus rela menempuh perjalanan sejauh 60 Kilometer dari pusat kota Banyuwangi.

Sebagian kawasan pantai Pulau Merah berada di kaki kawasan hutan lindung Gunung Tumpang Pitu yang dikenal menyimpang kekayaan alam berupa emas. Saat ini PT Indo Multi Niaga (IMN) sedang melakukan eksplorasi dan nantinya memberikan 10 persen hasilnya untuk Pemkab Banyuwangi.
Pantai Pulau Merah juga memiliki ombak yang bagus untuk surfing (bagus untuk berlatih di kelas yunior atau amatir). Ketika laut surut, para pengunjung dapat mengunjungi tempat ini dengan berjalan kaki menikmati eunikan berupa gunung kecil yang berada ditengah pantai yang warna tanahnya berwarna merah, karena itu dinamakan pantai Pulau Merah

Di sebelah timur pantai terdapat pegunungan, yang konon kabarnya mempunyai kekayaan alam yang tersembunyi ke sebelah selatan pulau kita dapat menikmati indahnya sunset di sore hari. Kurang lebih 50 meter ke barat terdapat pelabuhan pelelangan ikan yang cukup besar.
Pantai pancer pada tahun 1996 pernah terjadi bencana alam yang sangat besar yaitu Tsunami, Tak sedikit warga pantai Pulau Merah yang menjadi korban saat itu, namun, keindahan pulau merah kembali pulih dengan ciri khasnya yang mungkin satu-satunya di banyuwangi

Ketika laut surut, para pengunjung dapat mengunjungi tempat ini dengan berjalan kaki menikmati keunikan gunung kecil yang berada ditengah pantai yang warna tanahnya berwarna merah itu.
Wisatawan yang ingin menikmati keelokan panorama saat matahari terbenam (sunrise) pun dijamin tak bakal menyesal. Warna keemasan akan muncul ketika detik-detik matahari terbenam di bagian barat pantai.
Pantai ini pada 1996 pernah disapu Tsunami. Warga sekitar banyak yang jadi korban, bencana tsunami menyapu kawasan pesisir pantai selatan Banyuwangi.

Pemukiman warga yang berada di sekitar pantai Pulau Merah sudah banyak yang beralih fungsi. Banyak rumah yang disewa PT IMN sebagai kantor operasional stafnya. Karena PT IMN akan mendulang emas di Gunung Tumpang Pitu, maka perusahaan yang kabarnya saat ini sudah diambil alih Grup Bakrie ini memperbaiki jalan di sekitar pantai.
Sayangnya Pemkab Banyuwangi tidak mempersoalkan penambangan emas yang wilayahnya masuk kawasan hutang lindung tersebut. Alasannya izin sudah diberikan oleh Departemen Kehutanan untuk IMN.
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyatakan bahwa pemerintah akan membangun akses-akses jalan menuju ke lokasi wisata. Apalagi Pemkab Banyuwangi akan punya hajat besar, yaitu Tour d Ijen yang akan digelar November 2012.Potensi alam yang cukup unik di Banyuwangi merupakan modal untuk menarik kedatangan wisatawan. Namun, karakter lokasi wisata di Banyuwangi berbeda dengan daerah-daerah lain. Tidak mungkin di Banyuwangi dibangun tempat wisata seperti di Kota Batu.

Komentar

paulo mengatakan…
Karena PT IMN akan "MENDULANG EMAS" di Gunung Tumpang Pitu, maka perusahaan yang kabarnya saat ini sudah diambil alih "GRUP BAKRIE" ini memperbaiki jalan di sekitar pantai.

Beberapa frase yang saya cetak Kapital dan huruf balok di atas sepatutnyalah dicek kebenarannya, dan dari mana sumber yang anda kemukakan.

Salam
Unknown mengatakan…
Maaf Mas .. Apa Benar, Saya Copas Lupa Baca ..
. hehehe .. :-d
Maap Ya Mas